Beranda/ Prodi/ Teknik Informatika
Teknik

Teknik Informatika

Program studi yang mempelajari fondasi pemrograman, algoritma, sistem komputer, dan pengembangan perangkat lunak. Cocok buat kamu yang suka logika, problem solving, dan membangun solusi digital — dari aplikasi mobile sampai sistem kecerdasan buatan.

Bandingkan prodi
Jenjang S1 · 4 tahun
Permintaan pasar Sangat tinggi
Gaji menengah Rp 10–20 jt /bln
01

Big Picture

DATA

Mempelajari cara merancang, membangun, dan mengoptimalkan sistem komputer dan perangkat lunak melalui pendekatan algoritmik dan rekayasa. Cakupannya mulai dari pemrograman dasar, struktur data, jaringan, hingga topik lanjutan seperti kecerdasan buatan, pengolahan data, dan keamanan siber.

Mata kuliah inti

  • Pemrograman Dasar (Python, Java, C++)
  • Struktur Data dan Algoritma
  • Basis Data
  • Jaringan Komputer
  • Rekayasa Perangkat Lunak
  • Sistem Operasi
  • Kecerdasan Buatan
  • Matematika Diskrit
SIAPA YANG COCOK

Kamu yang suka berpikir logis, menyelesaikan masalah langkah demi langkah, dan tertarik membangun sesuatu dari kode. Kalau kamu suka matematika, senang ngoprek, dan penasaran cara kerja teknologi di balik aplikasi sehari-hari, jurusan ini cocok banget.

Jenjang pendidikan

apa bedanya dengan jenjang lain?
D3
D3 Teknik Informatika ditempuh 3 tahun (112 SKS), fokus praktik langsung (60% praktik, 40% teori), lulusan mendapat gelar Ahli Madya (A.Md). Tugas akhir berupa laporan magang atau karya terapan, bukan skripsi. Cocok kalau kamu ingin cepat kerja di posisi teknis seperti teknisi jaringan atau junior programmer. Bisa lanjut S1 lewat program ekstensi (~2 tahun). Ditawarkan di politeknik seperti POLBAN, Polinema, dan Poltekom.
D4
D4 (Sarjana Terapan) Teknik Informatika ditempuh 4 tahun (144 SKS), setara S1 dari sisi durasi tapi lebih terapan. Lulusan mendapat gelar Sarjana Terapan (S.Tr). Materi lebih mendalam dari D3 — fokus ke software engineering, pengembangan aplikasi skala besar, dan manajemen proyek. Tugas akhir bisa berupa skripsi atau proyek terapan. Di POLBAN, lulusan D4 TI difokuskan menjadi software developer yang siap industri. Kurikulumnya didukung sistem cerdas dan big data.
S2
S2 (Magister) Teknik Informatika / Informatika ditempuh 2 tahun (4 semester), berbasis riset dengan tesis wajib. Di ITB (STEI) ada 8 jalur pilihan: Computer Science, Software Engineering, Data Science, AI, Cyber Security, dll. Di ITS, kurikulum mencakup Kecerdasan Komputasional, Komputasi Berbasis Jaringan, dan pilihan topik lanjutan. Lulusan siap jadi peneliti, dosen, atau posisi senior di industri. Akreditasi unggul di ITS (2022-2027) dan terakreditasi A di BINUS sejak 2016.
S3
S3 (Doktor) Ilmu Komputer ditempuh 3-4 tahun (6 semester), 100% riset disertasi. Tersedia di ITS, UI, UGM, UB, dan Udinus. Fokus ke kontribusi orisinal ke ilmu komputer — publikasi di jurnal internasional jadi syarat kelulusan. Di ITS, topik pilihan mencakup distributed systems, forensik digital, komputasi kuantum, big data, dan visi komputer. Lulusan biasanya jadi dosen, peneliti, atau pemimpin riset di industri. Akreditasi Unggul di ITS (2023-2028).

Sering tertukar dengan…

apa bedanya?
vsIlmu Komputer
Ilmu Komputer lebih fokus ke teori komputasi dan riset murni (algoritma lanjutan, teori bahasa, kompleksitas). Teknik Informatika lebih terapan — membangun sistem dan produk perangkat lunak yang siap dipakai.
vsSistem Informasi
Sistem Informasi menggabungkan IT dengan bisnis dan manajemen — lebih banyak belajar analisis kebutuhan bisnis, ERP, dan tata kelola TI. Teknik Informatika lebih dalam ke sisi teknis pemrograman dan rekayasa perangkat lunak.
vsTeknologi Informasi
Teknologi Informasi fokus ke infrastruktur: jaringan, sistem admin, cloud, dan DevOps. Teknik Informatika lebih ke pengembangan perangkat lunak dan algoritma.

Mitos vs Fakta

MITOS Teknik Informatika itu cuma belajar coding.
FAKTA Coding memang bagian besar, tapi kamu juga belajar matematika, logika, desain sistem, jaringan, keamanan, dan manajemen proyek. Banyak lulusan TI yang jadi product manager, data scientist, atau konsultan — bukan hanya programmer.
MITOS Harus jago matematika sejak SMA untuk masuk TI.
FAKTA Matematika memang penting, tapi yang dibutuhkan lebih ke logika dan pola pikir terstruktur. Banyak kampus menyediakan matrikulasi untuk membantu yang dasarnya belum kuat.
MITOS Lulusan TI pasti langsung dapat gaji tinggi.
FAKTA Gaji awal bervariasi tergantung skill, portofolio, dan lokasi kerja. Yang membedakan bukan cuma gelar, tapi kemampuan nyata yang bisa kamu tunjukkan lewat proyek dan pengalaman magang.
02

Toolkit & Persiapan

GUIDE

Hardware & software pribadi yang perlu kamu siapkan sebelum kuliah — kebutuhannya berbeda tiap prodi. Alat berat & mahal biasanya sudah disediakan kampus.

SPEK LAPTOP MINIMUM

Minimal Intel Core i5 / AMD Ryzen 5, RAM 8 GB (ideal 16 GB), SSD 256 GB+, layar 14 inci+. Untuk topik AI/ML atau game dev, pertimbangkan laptop dengan GPU dedicated.

PERKIRAAN BUDGET AWAL
Rp 8–15 jt

Sekali beli, bisa dipakai sepanjang kuliah.

Laptop
Spek minimum: i5/Ryzen 5, RAM 8 GB, SSD 256 GB
Wajib
Koneksi internet stabil
Banyak materi, repo, dan tools yang perlu diunduh secara online
Wajib
VS Code / IDE
Gratis — VS Code, IntelliJ Community Edition, atau sesuai bahasa yang dipelajari
Wajib
Git & GitHub/GitLab
Version control adalah standar industri
Wajib
Akun cloud (AWS/GCP/Azure)
Banyak yang punya free tier untuk mahasiswa
Opsional
Mouse + keyboard eksternal
Ergonomi untuk sesi coding panjang
Opsional
Monitor eksternal
Sangat membantu untuk multitasking kode + dokumentasi
Opsional
Docker
Dibutuhkan di beberapa mata kuliah tingkat lanjut
Opsional
03

Facility Checklist

GUIDE

Pertanyaan khusus Teknik Informatika untuk dibawa saat open house atau survei kampus. Fasilitas penting di tiap jurusan berbeda — ini yang paling menentukan.

Catatan: Myjor tidak menyimpan database fasilitas tiap kampus. Ini alat untuk kamu menilai sendiri.

Ada lab khusus jaringan dan infrastruktur? Berapa jumlah unitnya?
Ada lab AI, machine learning, atau GPU computing?
Ada lab software engineering / lab pengembangan aplikasi?
Laboratorium terpadu tersedia? Apa saja fasilitas di dalamnya?
Lisensi software development tools disediakan kampus? (JetBrains, Microsoft Imagine, dll.)
Ada akses cloud computing credits untuk mahasiswa? (AWS Educate, Google Cloud for Education, dll.)
Koneksi internet di kampus: kecepatan dan coverage WiFi?
Perpustakaan digital tersedia? Akses jurnal internasional (IEEE, ACM, Springer)?
Ada program MBKM / Studi Independent yang didukung?
Tersedia coworking space atau ruang proyek untuk kerja tim?
Ada inkubator startup atau program kewirausahaan mahasiswa?
Apa saja riset kolaborasi yang sedang berjalan di fakultas?

Tips: minta tur ke lab/studio yang relevan, bukan hanya gedung utama. Tanya jam akses & apakah alat boleh dipakai mahasiswa S1.

04

Academic Quality

GUIDE

Tiga hal objektif untuk menilai kualitas akademik sebuah prodi — lengkap dengan cara mengeceknya sendiri.

A

Status akreditasi prodi

Cek peringkat akreditasi prodi (bukan hanya kampusnya) di laman resmi. Akreditasi internasional jadi nilai tambah untuk jurusan tertentu.

Unggul / A — terbaik Baik Sekali / B Baik / C

Cek di: BAN-PT (banpt.or.id) atau LAM sesuai rumpun, & PDDIKTI (pddikti.kemdikbud.go.id).

B

Rasio dosen–mahasiswa & cara hitungnya

rasio = jumlah mahasiswa aktif ÷ jumlah dosen tetap
Contoh: 600 mahasiswa ÷ 25 dosen = 1 : 24
Ideal: ±1:20 untuk rumpun eksakta/sains-teknik, ±1:30 untuk sosial/humaniora (acuan Kemdikbud).
!Makin kecil angka kedua, makin banyak perhatian per mahasiswa. Di atas 1:40 patut diwaspadai.
!Cek juga kualifikasi dosen (S2/S3) & ada tidaknya dosen praktisi dari industri.
C

Riset dosen — apakah relevan & terkini?

Lihat profil dosen & publikasinya (Google Scholar / SINTA). Untuk Teknik Informatika, cari yang meneliti topik yang sedang relevan:

Computer SystemsInformation Retrieval & Natural Language ProcessingSoftware EngineeringMachine Learning & Computer VisionData Science & Big DataE-government & E-businessDigital Library & Digital LearningInformation ManagementCyber SecurityCloud Computing & Distributed Systems

Mis. apakah ada dosen yang riset soal AI, atau riset terkait kanker? Topik aktif menandakan prodi mengikuti perkembangan bidang.

TANYAKAN SAAT OPEN HOUSE

“Berapa rasio dosen–mahasiswa prodi ini? Apa topik riset dosen yang sedang berjalan? Berapa persen lulusan bekerja sesuai bidang dalam 6 bulan?”

05

Kerjasama & Mitra

GUIDE

Kerja sama kampus sangat menentukan jalur magang, riset, & karier. Jenis mitra yang penting berbeda tiap jurusan — ini yang relevan untuk Teknik Informatika.

Mitra bootcamp & sertifikasi
Apakah kampus bekerja sama dengan AWS Academy, Cisco NetAcad, Microsoft Imagine, Google Developer, Apple Developer Academy, Dicoding, Hacktiv8, RevoU, atau Binar Academy? Minta daftar MoU aktif, bukan sekadar logo di brosur.
Jalur magang industri
Apakah ada jalur magang ke startup, perusahaan teknologi, atau korporat? Termasuk program MSIB / Studi Independent / Kampus Merdeka Magang? Berapa jumlah mahasiswa yang benar-benar tersalurkan per tahun?
Riset bersama industri
Apakah ada paper bersama atau hibah penelitian dengan perusahaan teknologi besar (Gojek, Tokopedia, Telkom, Google, AWS, Microsoft)? Siapa dosen yang terlibat dan apa topiknya?
Kemitraan komunitas open-source / akademi internasional
Apakah ada partisipasi di GSOC, GitHub Campus, atau kolaborasi riset dengan universitas luar negeri? Program dual degree?
Penyaluran alumni
Minta data penyaluran alumni: berapa persen yang bekerja dalam 6 bulan setelah lulus? Di perusahaan mana saja? Tanya jumlah konkret, bukan klaim umum.

Minta daftar mitra resmi & MoU yang masih aktif — bukan sekadar logo di brosur. Tanya berapa mahasiswa yang benar-benar tersalurkan tiap tahun.

06

Career & Salary

DATA
Awal
0–2 tahun
Rp 5–10 jt
per bulan
Menengah
3–6 tahun
Rp 10–20 jt
per bulan
Senior
7+ tahun
Rp 20–50 jt
per bulan
Jalur karierKisaran gaji /bln
Junior Software Engineer Rp 5–10 jt/bulan
Full Stack Developer Rp 12–20 jt/bulan
Data Scientist Rp 10–50 jt/bulan
Cyber Security Specialist Rp 12–20 jt/bulan
System Analyst Rp 10–18 jt/bulan
Cloud Engineer Rp 20–40 jt/bulan
IT Manager Rp 20–45 jt/bulan
UI/UX Designer Rp 5–8 jt/bulan

Sumber: survei gaji industri Myjor 2024 (n=4.200), BPS, dan portal lowongan. Angka median, dipengaruhi kota, perusahaan, dan pengalaman.

Sumber & Referensi

Data karier & gaji di atas ditelusuri ke sumbernya. Klik untuk buka/tutup daftar sumber.