Beranda/ Prodi/ Pariwisata
Sosial

Pariwisata

Program S1 Pariwisata mempelajari pengelolaan destinasi, perjalanan, hospitalitas, bisnis, budaya, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Bandingkan prodi
Jenjang S1 · 4 tahun
Permintaan pasar Berkembang
Gaji menengah Rp 6–12 jt /bln
01

Big Picture

DATA

Mengelola dan mengembangkan destinasi, produk, layanan, serta bisnis pariwisata dengan memperhatikan pengalaman wisatawan, budaya, masyarakat, dan keberlanjutan.

Mata kuliah inti

  • Pengantar Pariwisata
  • Manajemen Destinasi Pariwisata
  • Perencanaan Pariwisata Berkelanjutan
  • Pemasaran Pariwisata
  • Manajemen Operasional Hospitalitas
  • Ekonomi Pariwisata
  • Metodologi Penelitian Pariwisata
SIAPA YANG COCOK

Kamu cocok jika tertarik pada layanan, budaya, perjalanan, pengelolaan destinasi, komunikasi lintas orang, dan kerja lapangan yang dinamis.

Jenjang pendidikan

apa bedanya dengan jenjang lain?
D3
Biasanya ditempuh sekitar 3 tahun dengan porsi praktik lebih besar untuk menyiapkan tenaga operasional perjalanan, layanan wisata, atau hospitalitas. S1 berlangsung sekitar 4 tahun dan memberi dasar teori, analisis, perencanaan, serta peluang menuju peran manajerial.
D4
Biasanya ditempuh sekitar 4 tahun dengan orientasi sarjana terapan: praktik, proyek, dan kompetensi manajerial yang dekat dengan kebutuhan industri. S1 Pariwisata dapat memberi ruang lebih luas untuk kajian akademik, kebijakan, destinasi, dan riset.
S2
Magister memperdalam analisis, kebijakan, manajemen strategis, perencanaan, atau riset pariwisata setelah pendidikan sarjana. Fokusnya lebih spesifik dan mendalam, dengan luaran tesis atau proyek terapan, bukan persiapan dasar memasuki industri.
S3
Doktor berfokus pada riset mandiri untuk menghasilkan kontribusi baru bagi ilmu atau kebijakan pariwisata. Durasi dan kedalaman riset lebih tinggi daripada S1, dengan luaran utama disertasi dan publikasi akademik.

Sering tertukar dengan…

apa bedanya?
vsPerhotelan
Perhotelan lebih fokus pada operasional akomodasi dan layanan hotel; Pariwisata mencakup destinasi, perjalanan, kebijakan, produk wisata, dan ekosistem yang lebih luas.
vsUsaha Perjalanan Wisata
Usaha Perjalanan Wisata lebih vokasional dan spesifik pada pengelolaan perjalanan, tiket, tur, serta biro perjalanan; S1 Pariwisata memberi cakupan analitis dan manajerial lebih luas.
vsManajemen
Manajemen membahas fungsi bisnis lintas sektor; Pariwisata menerapkan manajemen pada destinasi, hospitalitas, perjalanan, atraksi, dan pengalaman wisata.
vsAntropologi
Antropologi berfokus pada kajian manusia dan budaya; Pariwisata memakai kajian budaya untuk merancang, mengelola, dan mengevaluasi kegiatan wisata.

Mitos vs Fakta

MITOS Lulusan Pariwisata hanya bisa bekerja di hotel.
FAKTA Lulusan dapat masuk ke pengelolaan destinasi, biro perjalanan, event, pemasaran wisata, pemerintahan, riset, konsultasi, dan usaha pariwisata.
MITOS Kuliah Pariwisata hanya belajar jalan-jalan.
FAKTA Perkuliahan mencakup analisis destinasi, operasional layanan, pemasaran, ekonomi, perencanaan, riset, dan pengelolaan dampak wisata.
MITOS Kerja di pariwisata selalu santai dan fleksibel.
FAKTA Banyak pekerjaan pariwisata menuntut layanan langsung, kerja akhir pekan, mobilitas, dan kemampuan menangani situasi operasional.
02

Toolkit & Persiapan

GUIDE

Hardware & software pribadi yang perlu kamu siapkan sebelum kuliah — kebutuhannya berbeda tiap prodi. Alat berat & mahal biasanya sudah disediakan kampus.

SPEK LAPTOP MINIMUM

Laptop dengan prosesor setara Core i3 atau Ryzen 3, RAM 8 GB, SSD 256 GB, webcam, dan baterai cukup untuk tugas kuliah; RAM 16 GB membantu untuk pengolahan data dan desain materi promosi.

PERKIRAAN BUDGET AWAL
Rp 5–9 jt

Sekali beli, bisa dipakai sepanjang kuliah.

Laptop
Dipakai untuk tugas, presentasi, riset, pengolahan data, dan pemasaran digital.
Wajib
Aplikasi perkantoran
Untuk dokumen, spreadsheet, presentasi, dan laporan.
Wajib
Aplikasi konferensi video
Mendukung kuliah, rapat proyek, dan koordinasi kegiatan.
Wajib
Penyimpanan awan
Untuk mencadangkan laporan, foto, video, dan dokumen proyek.
Wajib
Kamera atau ponsel berkamera baik
Berguna untuk dokumentasi destinasi dan produksi konten wisata.
Opsional
Aplikasi desain dan penyuntingan video
Berguna untuk materi promosi, itinerary visual, dan proyek event.
Opsional
Headset dengan mikrofon
Membantu wawancara, rapat daring, dan penyuntingan materi audio.
Opsional
03

Facility Checklist

GUIDE

Pertanyaan khusus Pariwisata untuk dibawa saat open house atau survei kampus. Fasilitas penting di tiap jurusan berbeda — ini yang paling menentukan.

Catatan: Myjor tidak menyimpan database fasilitas tiap kampus. Ini alat untuk kamu menilai sendiri.

Apakah mahasiswa mendapat praktik lapangan di destinasi, atraksi, hotel, biro perjalanan, atau event?
Apakah tersedia laboratorium atau ruang simulasi untuk praktik layanan pariwisata dan hospitalitas?
Apakah kampus memiliki akses perangkat untuk pemetaan, survei wisatawan, pengolahan data, atau dokumentasi destinasi?
Seberapa sering mahasiswa melakukan studi lapangan, dan apakah biaya transportasi serta akomodasi dijelaskan sejak awal?
Apakah tersedia dukungan untuk praktik pemanduan, penyusunan itinerary, event, dan pengelolaan destinasi?
Apakah kampus menyediakan akses database jurnal, statistik pariwisata, dan perangkat lunak analisis data?
Apakah ada ruang kerja atau fasilitas produksi untuk foto, video, dan materi pemasaran pariwisata?
Tanyakan fasilitas spesifik yang benar-benar dapat dipakai mahasiswa, bukan hanya fasilitas yang tercantum di brosur.

Tips: minta tur ke lab/studio yang relevan, bukan hanya gedung utama. Tanya jam akses & apakah alat boleh dipakai mahasiswa S1.

04

Academic Quality

GUIDE

Tiga hal objektif untuk menilai kualitas akademik sebuah prodi — lengkap dengan cara mengeceknya sendiri.

A

Status akreditasi prodi

Cek peringkat akreditasi prodi (bukan hanya kampusnya) di laman resmi. Akreditasi internasional jadi nilai tambah untuk jurusan tertentu.

Unggul / A — terbaik Baik Sekali / B Baik / C

Cek di: BAN-PT (banpt.or.id) atau LAM sesuai rumpun, & PDDIKTI (pddikti.kemdikbud.go.id).

B

Rasio dosen–mahasiswa & cara hitungnya

rasio = jumlah mahasiswa aktif ÷ jumlah dosen tetap
Contoh: 600 mahasiswa ÷ 25 dosen = 1 : 24
Ideal: ±1:20 untuk rumpun eksakta/sains-teknik, ±1:30 untuk sosial/humaniora (acuan Kemdikbud).
!Makin kecil angka kedua, makin banyak perhatian per mahasiswa. Di atas 1:40 patut diwaspadai.
!Cek juga kualifikasi dosen (S2/S3) & ada tidaknya dosen praktisi dari industri.
C

Riset dosen — apakah relevan & terkini?

Lihat profil dosen & publikasinya (Google Scholar / SINTA). Untuk Pariwisata, cari yang meneliti topik yang sedang relevan:

Pariwisata berkelanjutanPerencanaan dan pengembangan destinasiDesa wisata berbasis masyarakatDampak pariwisata terhadap ekonomi dan budaya lokalPerilaku dan pengalaman wisatawanPemasaran digital destinasiPengelolaan warisan budaya dan wisata budayaManajemen event pariwisataInovasi produk dan ekonomi kreatifKebijakan publik dan tata kelola pariwisataPariwisata alam dan konservasiHospitalitas dan kualitas layanan

Mis. apakah ada dosen yang riset soal AI, atau riset terkait kanker? Topik aktif menandakan prodi mengikuti perkembangan bidang.

TANYAKAN SAAT OPEN HOUSE

“Berapa rasio dosen–mahasiswa prodi ini? Apa topik riset dosen yang sedang berjalan? Berapa persen lulusan bekerja sesuai bidang dalam 6 bulan?”

05

Kerjasama & Mitra

GUIDE

Kerja sama kampus sangat menentukan jalur magang, riset, & karier. Jenis mitra yang penting berbeda tiap jurusan — ini yang relevan untuk Pariwisata.

Mitra destinasi dan pemerintah daerah
Tanyakan proyek nyata dengan dinas pariwisata, pengelola destinasi, desa wisata, atau badan promosi pariwisata. Minta daftar MoU aktif dan jumlah mahasiswa yang tersalurkan.
Magang industri pariwisata
Tanyakan jalur magang di hotel, biro perjalanan, operator tur, maskapai, atraksi, kapal pesiar, atau perusahaan pengelola destinasi; cek durasi, supervisor, dan rekam penempatan.
Event dan MICE
Tanyakan kesempatan terlibat dalam penyelenggaraan konferensi, pameran, festival, atau event olahraga bersama mitra profesional.
Mitra sertifikasi profesi
Tanyakan akses sertifikasi relevan seperti pemanduan, perjalanan wisata, layanan hospitalitas, event, atau kompetensi lain yang diakui industri.
Riset bersama industri dan masyarakat
Tanyakan proyek riset atau pendampingan dengan pengelola destinasi, komunitas, UMKM, atau institusi publik; minta contoh luaran dan keterlibatan mahasiswa.
Mitra internasional
Tanyakan pertukaran, magang, proyek bersama, atau kelas lintas negara dengan institusi dan perusahaan pariwisata luar negeri.

Minta daftar mitra resmi & MoU yang masih aktif — bukan sekadar logo di brosur. Tanya berapa mahasiswa yang benar-benar tersalurkan tiap tahun.

06

Career & Salary

DATA
Awal
0–2 tahun
Rp 4–6 jt
per bulan
Menengah
3–6 tahun
Rp 6–12 jt
per bulan
Senior
7+ tahun
Rp 10–20 jt
per bulan
Jalur karierKisaran gaji /bln
Travel Consultant Rp 4–7 jt/bulan
Event Coordinator Rp 4–7 jt/bulan
Destination Officer Rp 5–9 jt/bulan
Hotel Manager Rp 8,5–11,5 jt/bulan
Tourism Marketing Specialist Rp 5–10 jt/bulan
Tour Operator atau Travel Business Owner Variatif; bergantung omzet dan margin usaha

Sumber: survei gaji industri Myjor 2024 (n=4.200), BPS, dan portal lowongan. Angka median, dipengaruhi kota, perusahaan, dan pengalaman.

Sumber & Referensi

Data karier & gaji di atas ditelusuri ke sumbernya. Klik untuk buka/tutup daftar sumber.

06 · Career & Salary (4 sumber)
https://id.indeed.com/career/event-coordinator/salaries 2026-07-27 · aggregate salary page
https://id.indeed.com/career/travel-consultant/salaries 2026-07-27 · aggregate salary page
https://id.indeed.com/career/coordinator/salaries 2026-07-27 · aggregate salary page